Si
Penakut Yang Suka Horor
Berawal dari SD yang
suka menonton film horror sampai hal – hal yang menantang membuat Rolanda Bella
Islamey ini memiliki kesukaan yang agak menggelitik menyukai hal – hal berbau horror
dan menantang tapi ia sendiri takut dengan hal horror.
Perempuan kelahiran
Bekasi 11 September 1995 ini pada saat berada di kampus untuk pergi ke kamar
kecil ia harus ditemani seorang temannya untuk menemaninya ke kamar kecil. Kesukaannya
dengan film horror tak berhenti dalam menonton film saja Rolanda mulai menyukai
novel – novel bergenre horror sejak ia menginjak SMA.
Kesukaannya dalam hal horror
yang berlanjut dengan membaca novel, novel pertama yang ia baca yaitu Ardan FM
sebuah stasiun radio yang berada di Bandung membuat program horror dimana si
penyiar radio ini mengajak pendengarnya untuk berbagi kisah horror dan akhirnya
di angkat ke dalam sebuah novel.
Tak berhenti di membaca
novel saja menyalurkan kesukaanya dengan bermain video game dengan genre yang sama yaitu horror seperti Resident Evil menjadi salah satu favoritnya
dalam permainan video game sekali
lagi walau ia takut bermainnya tetapi tetap suka dengan permainannya tersebut.
Kesukaannya dalam film horror
membuat dirinya merasa terpacu untuk membuat film juga dengan bergenre horror namun
ia tidak begitu suka dengan film horror Indonesia menurutnya filmnya aneh dan
tidak berbobot, “perlu di garis bawahi saya suka film horror walau takut tapi
tidak untuk film horror Indonesia tetapi lebih ke asia dan film horror buatan
luar negeri” begitu ujarnya ketika di wawancarai mengenai kesukaannya pada film
horror.
Keinginannya dalam
membuat film horror mendapat dukungan pula dari teman – temannya dan akan
membantu juga dalam pembuatannya. “menurut saya ide dalam film nanti harus
seseorang yang memiliki kelainan pada kesukaannya yang sejak kecil suka
membunuh hewan – hewan dan seiring pertumbuhannya menjadi dewasa ia menjadi
pembunuh manusia dalam sebuah acara Halloween sehingga menjadi unik dalam pengambilan
gambarnya juga nanti” begitu ujarnya ketika di tanya ide dalam film horror yang
akan di buat oleh Rolanda dan teman – temannya.



